
File torrent adalah sebuah metafile kecil yang berisi informasi tentang file yang ingin anda download. Kebanyakan file torrent berukuran hanya beberapa kilobyte saja yang berisi tentang besarnya file, informasi download dan info lainnya. Dengan adanya file torrent ini, memungkinkan kita untuk mendownload file aslinya (yang diinformasi di dalam file torrent ini). Proses donwload file torrent berlangsung secara peer to peer itu artinya bahwa bagian-bagian dari file yang didownload berasal dari berbagai macam komputer. Dalam arti lain setiap komputer yang terhubung ke internet dan melakukan aktivitas baik download maupun upload di torrent pada saat yang bersamaan, itulah yang disebut dengan peer. Setiap Peers biasanya tidak memiliki file yang lengkap namun hanya menyediakan bagian-bagian dari file tersebut.
Jadi pada intinya sebuah file dalam torrent terpecah pecah dalam ukuran kecil dan tersebar di alam internet maka dari itu kita tidak dapat melakukan download secara langsung file yang disediakan dalam link download torrent. Berikut ini akan dijelaskan bagaimana kita dengan mudah melakukan download file torrent.
* copy link location file torrent yang kita inginkan
* buka website torrent2exe.com
* paste link yang sudah kita copy tadi ke kotak yang disediakan dengan tulisan "Enter The Url Of The Torrent File" kemudian klik download
* jalankan file .exe yang sudah di download dan "triiiiiing **" file torrent anda sudah terdownload
Agar kita tidak tercatat sebagai Leecher, pada akhir download kita disarankan untuk membagi file yang sudah kita download berdasarkan besar file yang kita download atau waktu yang kita habiskan untuk mendownload file. Ikutilah saran ini dan niscaya anda dapat melakukan download file torrent lain dengan lancar.
Selamat berburu file di Torrent
Selengkapnya...
09 September, 2010
Cara Mudah Download File Torrent
20 Januari, 2010
Cara Mematikan Autorun Pada Flashdisk

Setelah berkelana kesana kemari..., mencari dan mencari terus ama paman google, akhirnya ditemukan jawaban yang tepat. sebenerya udah banyak yang bahas masalah ini, tapi disamping juga karena malas mengingat, lebih baik disimpan di blog. ada yang lewat tertarik boleh diterapin, ok langsung aja.
berawal karena sering komputer terserang virus, padahal lagi penting pentingnya gunakan komputer itu dan salah satunya virus menyebar lewal autorun dan Ada kalanya virus telah masuk ke dalam Flashdisk, dan akan menyebar melalui Autorun pada saat Flashdisk ditancapkan melalui komputer.
Untuk itu keluar ide mendisable atau menon aktifkan fungsi autorun pada komputer.
Untuk Disable Autorun/Autoplay dapat menggunakan beberapa cara diantaranya:
1. Disable Autorun/Autoplay melalui registry, caranya:
- Buka Registry Editor
- Klik menu [Start Run pada dialog box RUN ketik regedit]
- Browse ke alamat registry berikut :
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
HKEY_USERS.DEFAULTSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
- Kemudian klik kanan pada string NoDriveTypeAutoRun
- Alamat registry yang harus diubah agar autorun tidak aktif
- Isi value data dengan ff yang berarti fungsi Aturun/Autoply akan di matikan pada 255 drive
- Merubah value NoDriveTypeAutorun
- Klik Tombol [OK]
- Keluar dari “Registry Editor”
- Restart komputer agar perubahan ini berjalan
2. Disable Autorun/Autoplay melalui Group Policy [GPEDIT.MCS], caranya:
- Klik menu [Start]
- Klik [Run]
- Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN”
- Setelah muncul layar “Group Policy” klik folder “System” pada menu “User Configuration” dan “Computer Configuration”
- Pada kolom Settings, klik dua kali “Turn off Autoplay”Interface Group Policy “User Configuration” Interface Group Policy “Computer Configuration”
- Setelah muncul layar “Turn off Autoplay” properties, klik
tabulasi [Settings] dan pilih opsi “Enable” pada menu “Turn off
Autoplay” kemudian Pilih “All Drive” pada kolom “Turn off Autoplay on”
Kemudian klik tombol “OK”
Klik “Close” untuk keluar dari layar “Group Policy”
Restart komputer
Banyak pakar bilang terapkan slah satunya..!! tapi komputer dirumah keduanya kok diterapkan, nggak ada efek samping alias aman-aman aja.
Selengkapnya...
Setelah berkelana kesana kemari..., mencari dan mencari terus ama paman google, akhirnya ditemukan jawaban yang tepat. sebenrya udah banyak yang bahas masalah ini, tapi disamping juga karena malas mengingat, lebih baik disimpan di blog. ada yang lewat tertarik boleh diterapin, ok langsung aja.
berawal karena sering komputer terserang virus, padahal lagi penting pentingnya gunakan komputer itu dan salah satunya virus menyebar lewal autorun dan Ada kalanya virus telah masuk ke dalam Flashdisk, dan akan menyebar melalui Autorun pada saat Flashdisk ditancapkan melalui komputer.
Untuk itu keluar ide mendisable ato menon aktifkan fungsi autorun pada komputer.
Untuk Disable Autorun/Autoplay dapat menggunakan beberapa cara diantaranya:
banyak yang bilang piling salah satu cara..!! tapi di komputer dirumah ku pakek kedua duanya,
Selengkapnya...
17 Januari, 2010
Memperbaiki Windows XP Tanpa Instalasi Ulang.

Buat yang belum bisa untuk install ulang OS di Computernya dan blum tau gimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan dan eror yang terdapat pada OS Windows Xp, dibawah ini ada cara-cara dan tips untuk memperbaikinya jika OS Windows XP di PC anda ngulah tanpa perlu melakukan Instalasi ulang
Memperbaiki Instalasi ( Repair Install )
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal. Kemudian....
1.Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
2.Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
3.Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama.
4.Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
5.Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R Ini akan memulai perbaikan.
6.Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
7.Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS. Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file. Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
8.Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation
1.Ketika ditanya, klik tombol Next
2.Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
3.Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
4.Komputer akan restart.
5.Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
6.Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
7.Selesai ;)
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
1.Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
2.Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
3.Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
4.Biasanya #1
5.Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
6.Tulis: CD i386
7.Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
8.Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
9.Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
10.Selesai
HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
1.Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
2.Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
3.Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
4.Biasanya #1
5.Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
1.Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
2.Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
3.Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
4.Biasanya #1
5.Masukkan password administrator jika diperlukan.
6.Tulis: cd \windows\system32\config
7.Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
8.Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
9.Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
10.Tulis: copy \windows\repair\system
11.Tulis: copy \windows\repair\software
12.Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
1. Untuk partisi tipe FAT
Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
2.Untuk partisi tipe NTFS
1.Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
2.Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
3.Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
4.Biasanya #1
5.Masukkan password administrator jika diperlukan.
6.Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
7.Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
8.Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
9.Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
SELESAI, Moga bisa ngebantu yang lainnya ;)
Selengkapnya...
24 Agustus, 2009
ALL OF DIAL UP SETTING
1. Telkomsel Flash – Halo/Simpati/As (Waktu)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : -
Password : -
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”flash”
2. Telkomsel GPRS – Halo/Simpati/As (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : wap
Password : wap123
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”internet”
3. Indosat – Matrix – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : -
Password : -
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”www.satelindogprs.com
4. Indosat – Mentari – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat
Password : indosat
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com
”
5. Indosat – IM3 – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : gprs
Password : im3
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net
”
6. Indosat – IM3 – (Waktu)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net
”
7. XL – Xplor/Bebas/Jempol (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : xlgprs
Password : proxl
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.xlgprs.net ”
8. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Data)
Dial Up Number : #777
User Name : telkomnet@flexi
Password : telkom
Extra Setting : at+crm=1
9. *Telkom Flexi – Classy/Trendy (Waktu)*
Dial Up Number : 080989999
User Name : telkomnet@instan
Password : telkom
Extra Setting : at+crm=0
10. Mobile 8 – Fren
Dial Up Number : #777
User Name : m8
Password : m8
Extra Setting : -
11. Starone - Jagoan
Dial Up Number : #777
User Name : starone
Password : indosat
Extra Setting : -
Nb : Untuk mengubah kemodus waktu => ketik REG TIME kirim ke 799
12. Esia (Waktu)
Dial Up Number : #777
User Name : esia
Password : esia
Extra Setting : -
Selengkapnya...